Hello Folks! Welcome to Our Blog.

Seperti yang ditunjukkan oleh Eid dan El-Gohary (2015), religiusitas cara jualan online baju adalah sesuatu yang sama sekali berbeda dari agama. Proses pengambilan keputusan konsumen sangat dipengaruhi oleh religiusitas seseorang (Delener, 1994). Sebuah studi yang dipimpin oleh Shah Alam, Mohd, dan Hisham (2011) pada konsumen Muslim Malaysia menemukan bahwa perusahaan nasional dan multinasional tidak boleh melupakan keunggulan religiusitas dalam membentuk strategi pemasaran karena religiusitas memiliki dampak besar dalam perilaku pembelian dunia Muslim.

Lebih lanjut, penelitian ini mengungkapkan bahwa tingkat religiusitas cara jualan online baju di kalangan umat Islam membimbing perilaku mereka untuk berbelanja secara moderat saat berbelanja.Hubungan positif dan signifikan antara Islam dan sikap pro-lingkungan telah terjalin (Mas’od & Chin, 2014). Konsumen Muslim yang sangat religius lebih berupaya untuk melindungi lingkungan alam dibandingkan dengan konsumen yang beragama rendah (Islam & Chandrasekaran, 2015).

Tips Atau Cara jualan Online Baju

Ini menyiratkan bahwa religiusitas Islam menganjurkan konsumsi sumber daya yang moderat, yang merupakan cara untuk mencapai tujuan keberlanjutan. Alasan lain yang patut dicatat dalam menyuntikkan religiositas terletak pada kenyataan bahwa konsumsi pakaian berkelanjutan adalah fenomena yang relatif baru dan konsumen enggan untuk mengkonsumsi produk baru yang mereka hanya memiliki sedikit pengetahuan.Dapat disimpulkan bahwa ketika tingkat sikap pro-lingkungan individu meningkat, maka kemampuannya untuk terlibat dalam konsumsi mode berkelanjutan meningkat tetapi dengan bantuan religiusitas intrapersonal. Hal ini mengakibatkan diterimanya Hipotesis .

cara jualan online baju

Jadi, dalam hal ini, religiusitas dapat menjadi kekuatan penuntun dalam adopsi pakaian berkelanjutan sebagaimana Rehman dan Shahbaz Shabbir (2010) menemukan bahwa religiusitas bertindak sebagai kekuatan yang meyakinkan dalam hal penerimaan produk baru di kalangan Muslim. Hal ini menjadikan religiositas sebagai kontributor penting terhadap konsumsi sandang yang berkelanjutan karena sebelumnya peran moderator religiositas belum pernah dikaji dalam konteks ini.

Demikian juga (Joshanloo & Weijers, 2016) juga usaha sampingan online merekomendasikan penggunaan religiositas sebagai mediator atau moderator dalam penelitian selanjutnya.Sikap pro-lingkungan adalah memiliki keyakinan sadar untuk menjaga sumber daya alam planet ini. Individu yang memiliki sikap pro-lingkungan dianggap sebagai konsumen hijau (Eid & El-Gohary, 2015). Dan menemukan bahwa religiusitas secara signifikan terkait dalam membentuk perilaku konsumen hijau yang mengarah pada perlindungan habitat alami Bumi.

Agama dapat membawa perubahan yang positif, tidak hanya dalam hal menjaga lingkungan alam tetapi juga berfungsi sebagai alat yang dengan bantuan individu dapat membawa perubahan dalam masyarakat, yaitu tidak mengkonsumsi lebih dari kebutuhan mereka dan membantu kesejahteraan masyarakat. orang lain yang hidup dalam masyarakat (Gardner, 2002). Untuk alasan ini, telah dihipotesiskan dalam artikel bahwa religiusitas Islam akan memoderasi hubungan antara sikap pro-lingkungan dan konsumsi pakaian berkelanjutan.

Dapat disimpulkan bahwa ketika tingkat keterlibatan mode individu meningkat cara jualan online baju, maka kemampuannya untuk terlibat dalam konsumsi mode berkelanjutan meningkat tetapi dengan bantuan religiusitas interpersonal. Hal ini menghasilkan penerimaan Hipotesis 3(a). Dapat disimpulkan bahwa ketika tingkat keterlibatan fashion individu meningkat, maka kemampuannya untuk terlibat dalam konsumsi fashion berkelanjutan meningkat tetapi dengan bantuan religiusitas intrapersonal. Hal ini mengakibatkan diterimanya Hipotesis 3(b).

Ketika grafik moderasi digambar, menghasilkan dua garis paralel yang cara jualan online baju  menyiratkan bahwa religiusitas interpersonal seseorang sebenarnya melemahkan hubungan positif antara sikap pro-lingkungan dan konsumsi mode berkelanjutan. Religiusitas interpersonal menghalangi individu untuk terlibat dalam konsumsi fashion berkelanjutan dalam hal ini. Jadi Hipotesis 4(a) kami ditolak karena kami mengusulkan bahwa religiusitas interpersonal akan membuat hubungan ini lebih kuat.

 

Coconut Joes